Feeling Blue - part 1
cerita ini berawal dari suatu email yg dikirim seorang sahabat di ibukota sana, ke milis angkatan kuliah….
email itu berisi sebuah cerita pendek…dan intinya adalah tentang seseorang yg gak bisa mengungkapkan isi hatinya…dan diiringi sebuah pesan…agar jgn sampe menunda2 buat menyatakan isi hati…dengan diiringi soundtrack In a Rush - Blackstreet. heheheh…ku-reply dengan kata "damn" disertai ucapan maaf karena harus mengumpat di muka umum.
trus…ternyata ceritanya masih berlanjut…siang ini dia malah ngirim sms dengan kalimat seperti ini:
"Pripun mbak, sampun mirengaken Blackstreet? ;)windows vista udah keluar lho! atau mau nunggu Mars muncul, trus bilang: Lord, give me a break, tell him I want him. that’s all. amen. ha3x"
sms itu kubalas begini…
"iya…udah update windows vista, tapi belum di-approve, makanya nunggu Mars juga! Sial…giliran aku suka aja, dianya susah! padahal angel nunggu aku suka sama orang. apa kabar perempuanmu?"
sms itu gak dibales…tapi malah dia bikin posting di milis…
selain bilang kalo aku gak dekil walo pake tas slempang dan sneakers converse, dia juga nulis cerita pendek ini:
————————————————————————————-
Seperti dikejar anjing. Gila2an posting email. ha3x. Ini kisah sepenuhnya terinspirasi oleh sms dari perempuan cantik di sudut kota, ujung barat pulau jawa. Darling, listen to It Had to be You-nya Frank Sinatra/Michael Buble deh. Nice one. Really!
………… ……… ……… ……… ……
Pernah mengalami dan merasakan sakitnya. Sekarang tertawa-tawa mengingatnya
Telah kurelakan hatiku padamu
Namun kau masih bisu diam seribu bahasa…(Dewa)
Aku suka kamu. Itu tidak bisa kutolak. Dia hadir begitu saja. Menyerang sendi-sendi kesadaranku. Membungkam logika.
Aku sayang kamu. Aku hanya ingin kamu, itu saja.
Kenapa aku suka kamu? Aduh, please deh jangan bilang itu! Tak usahlah kau tanyakan. Kurasa semua sudah cukup jelas. Jadi, kukira tak sulit bagimu untuk menjawabnya. Bukan begitu?
Baru kusadari cintaku bertepuk sebelah tangan
Kau buat remuk seluruh hatiku.. (Dewa)
Pedih dan perih. Kenapa harus orang lain yang bercerita. Bukan kamu. Toh kamu tinggal bilang, "Hatiku sudah penuh. Maaf!"
————————————————————————————-
entah mengapa setelah membaca ceritanya….hatiku jadi ikut penuh…….dan gak mutunya lagi ngefek ke langsung ke kelenjar air mata yg langsung ngirim respon dengan memanggil sekumpulan anak-anak air mata untuk berkumpul dan menunggu perintah untuk meluncur!
cih! cengeng banget……..ditambah lagi karena beberapa cerita dan obrolan tentang seorang yg dinobatkan sebagai ‘cowok yg enggak banget" oleh seorang sahabat nun jauh di sana.
dunno why….tapi kok aku jadi feel so sick and tired dengan kisahku kali ini….
tidak berujung……atau belum???
to be continued…
December 10th, 2006 at 9:34 pm
dek…
boleh kukatakan padamu?jangan terlalu banyak menampung kebiruan orang laen kalo itu hanya akan membuatmu penuh…ato alirkan saja pada Dia yang mampu menampung dari manapun dan tak kan pernah penuh…love u!!!
December 10th, 2006 at 10:32 pm
jadi penasaran nih pizz.. forward ke milis kita dong. biar aku punya alasan resmi buat nangis juga. mumpung timing-nya pas nih hehehe…
December 10th, 2006 at 11:13 pm
hmmm….maap…ini hanya untuk konsumsi terbatas…jd kalo ingin menangis…selalu ada tempat di pundakku untukmu…halah!
ceritanya jadi menggantung niy…secara…sambungannya ternyata menyedihkan!
ntar kupikir lg apa layak di-publish…